Pengertian zat
Semua benda terdiri atas
zat atau materi. Walaupun zat-zat penyusun benda itu berlainan jenis atau
wujudnya, tetapi ada dua sifat yang sama pada zat-zat itu, yaitu semua
menempati ruang dan memiliki massa. Secara umum didifinisikan bahwa zat
(materi) adalah sesuatu yang menempeti ruangan dan
memiliki massa.
Macam-macam wujud zat
1. Zat Padat
Pengertian Zat Padat :
·
Zat padat adalah materi yang mempunyai
bentuk dan volume (ruang yang ditempati zat padat, cair, atau gas) tertentu.
Ada dua cara utama partikel-partikel padat bisa tersusun yakni dalam
baris-baris teratur yang rapi atau dalam susunan yang tidak tentu. Zat padat
yang partikel-partikelnya tersusun dalam baris-baris yang teratur rapi disebut
kristal. Contoh umum kristal adalah sebagian besar logam, intan, es, dan
kristal garam. Zat padat yang partikel-partikelnya tidak tersusun secara
teratur disebut amorf.
·
Zat padat amorf biasanya bertekstur
mengilat atau elastis. Contoh umum zat padat amorf adalah lilin, kaca, karet,
dan plastik. Karena partikel-partikelnya tersusun berdekatan menyatu, zat padat
tidak bisa dimampatkan dengan mudah—zat padat tidak bisa dikecilkan dengan
menekannya.
·
Pada zat padat, partikel-partikel individu
tidak bergerak cukup cepat untuk mengalahkan gaya tarik-menarik antar partikel.
Partikel-partikel itu bergetar namun terikat rapat di tempatnya.
Ciri zat padat yaitu bentuk dan volumenya
tetap. Contohnya kelereng yang
berbentuknya bulat, dipindahkan ke gelas akan tetap berbentuk bulat.
Begitu pula dengan volumenya. Volume
kelereng akan selalu tetap walaupun berpindah tempat ke dalam gelas. Hal ini
disebabkan karena daya tarik antar partikel zat padat sangat kuat.
Pada umumnya zat padat berbentuk kristal
(seperti gula pasir atau garam dapur) atau amorf (seperti kaca dan batu
granit).
Partikel zat padat
memiliki sifat seperti berikut:
- Letaknya sangat berdekatan.
- Susunannya teratur.
- Gerakannya tidak bebas, hanya
bergetar dan berputar di tempatnya.
2. Zat Cair
Pengertian Zat cair
- Seperti zat padat, zat cair
mempunyai volume tertentu. Tidak seperti zat padat, zat cair akan
berbentuk seperti wadah yang ditempatinya. Zat cair digambarkan
sebagai zalir (fluida). Zalir adalah zat dengan molekul-molekul yang
bergerak bebas saling melewati, sehingga zalir menyesuaikan bentuk
wadahnya. Seperti zat padat, partikel-partikel dalam zat cair
tersusun secara rapat. Zat cair juga sulit dimampatkan. Pada zat cair,
molekul-molekul tersusun rapat. Meskipun demikian, partikel-partikel itu
mempunyai cukup energi untuk mengatasi sebagian dari tarik-menariknya
dengan molekul di dekatnya dan bergeser saling melewati.
Zat cair memiliki volume tetap tetapi
bentuk berubah-ubah sesuai dengan yang ditempatinya. Apabila air dimasukkan ke
dalam gelas, maka bentuknya seperti gelas, apabila dimasukkan ke dalam botol
akan seperti botol. Tetapi volumenya selalu tetap. Hal ini disebabkan
partikel-partikel penyusunnya agak berjauhan satu sama lain. Selain itu,
partikelnya lebih bebas bergerak karena ikatan antar partikelnya lemah.
Partikel zat cair
memiliki sifat seperti berikut:
- Letaknya berdekatan.
- Susunannya tidak teratur.
- Gerakannya agak bebas, sehingga
dapat bergeser dari tempatnya, tetapi tidak lepas dari kelompoknya.
Ciri-Ciri Zat Cair
Lainnya :
- Bentuknya berubah-ubah
- Volumenya tetap
- Mengikuti bentuk wadahnya
- Pada Ikatan antar partikelnya
lemah
- Pada Susunan partikelnya kurang
tetatur dan renggang
3. Zat Gas
Pengertian Zat Gas
- Zat gas ialah suatu zat
atau benda yang mempunyai volume dan bentuk yang selalu berubah-ubah
sesuai dengan tempat (wadahnya). Contohnya; balon, ban
sepeda dan ban motor, gelas kosong, botol kosong, dan lain
sebagainya.
Partikel zat gas
memiliki sifat seperti berikut:
- Letaknya sangat berjauhan.
- Susunannya tidak teratur.
- Gerakannya bebas bergerak,
sehingga dapat bergeser dari tempatnya dan lepas dari kelompoknya,
sehingga dapat memenuhi ruangan.
Ciri-Ciri Zat Gas
- Memiliki bentuk yang
berubah-ubah
- Memiliki volume yang
beruba-ubah
- Pada Susunan partikel zat padat
letaknya tidak teratur dan berjauhan
- Pada Ikatan partikel zat padat
sangat lemah
- Mengikuti bentuk tempatnya
Sifat-Sifat Benda Padat,
Cair, Gas Pengetian dan Contohnya
Sifat-Sifat Benda Padat
- Bentuk benda padat tidak
dipengaruhi wadahnya. Dalam kehidupan sehari-hari, kamu sering menyaksikan
bentuk benda padat berubah. Padahal yang sesungguhnya bentuk benda padat
itu tidak mengikuti bentuk wadahnya. Benda padat tidak berubah bentuk jika
hanya berpindah tempat. Misalnya saja, kacang goreng yang ada di piring.
Demikian juga pensil, penghapus, dan plastisin tidak berubah bentuk jika
dimasukkan ke kotak pensil.
- Bentuk benda padat dapat
diubah. Piring yang jatuh berserakan, kertas sobek, dan kacang tanah yang
hancur setelah digerus, adalah contoh dari benda padat yang diubah. Contoh
lainnya adalah plastisin, bentuk dari plastisin ini mudah sekali berubah.
Perlakuan tertentu yang dilakukan oleh manusia pada berbagai benda padat
itu disebut juga dengan gaya.
Sifat-Sifat Benda Cair
- Bentuk benda cair mengikuti
bentuk wadahnya. Bentuk minyak goreng dalam botol berubah jika dituang ke
penggorengan. Demikian pula dengan air yang dituang ke botol, bentuk air
seperti bentuk botol. Hal itu berarti bahwa bentuk benda cair mengikuti
bentuk wadahnya.
- Bentuk permukaan benda cair
yang tenang selalu datar. Bentuk permukaan benda cair yang tenang berbeda
dengan bentuk cair yang bergejolak, Hal itu terlihat pada wadah yang
tembus pandang, walaupun wadahnya dimiringkan, permukaan benda cair yang
tenang tetap datar. Bagaimanapun cara kamu memiringkannya, permukaan benda
cair yang tenang selalu datar.
- Benda cair mengalir ke tempat
rendah. Hal ini dapat dilihat pada aliran air/selokan yang ada di rumahmu
atau bahkan meungkin pada air terjun yang mengalir deras dan jatuh melalui
tebing yang curam. Air terjun memberikan pemandangan yang menakjubkan.
- Benda cair menekan ke segala arah.
Air mempunyai tekanan. Semakin rendah tekanan air pada tempat itu maka
semakin besar. Hal itu dapat dibuktikan dengan membuat air menjadi
memancar. Pacaran air dari tempat lebih rendah tampak lebih jauh. Itulah
sebabnya tembok dalam bendungan dibuat makin ke bawah makin tebal, hal ini
untuk menahan tekanan air yang makin besar di bagian bawah.
- Benda cair meresap melalui
celah-celah kecil. Berbagai peristiwa meresapnya benda cair melalui
celah-celah kecil terjadi dalam kehidupan sehari-hari itu disebut
kapilaritas. Misalnya : minyak tanah meresap pada sumbu kompor atau sumbu
lampu temple.
Sifat-Sifat Benda Gas
- Benda gas mengisi seluruh
ruangan yang ditempatinya. Saat kita meniup balon, kita memasukkan udara
ke dalam balon. Semakin kuat kita meniupnya, maka semakin banyak udara
yang kita masukkan ke dalam balon. Akibat tiupan itu, balon mengembang.
Udara mengisi seluruh ruang dalam balon. Hal ini berarti benda gas mengisi
seluruh ruangan yang ditempatinya.
- Benda gas menekan ke segala
arah. Balon dan kantong plastik mengembang ke seluruh bagian jika ditiup.
Hal ini menunjukkan bahwa udara menekan ke segala arah.
- Benda gas terdapat di segala
tempat. Benda gas yang selalu ada di sekitar kita adalah udara. Di semua
tempat ada udara. Bahkan wadah yang terlihat kosong pun ternyata berisi
udara.
Jika ingin download materi, kalian dapat Download Di Sini Tersedia power point interaktif sebagai pembelajaran.

Komentar
Posting Komentar